Sampai
sekarang sudah 28 daerah di Indonesia, mulai dari tingkat provinsi,
kabupaten sampai kota yang menelurkan Perda AIDS. Salah satu perda yaitu
Perda Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, No 5 Tahun 2008
tentang Penanggulangan HIV/AIDS yang diundangkan tanggal 23/6-2008
merupakan Perda yang ke-20 dari 28 perda yang sudah ada. Ini bisa
menjadi acuan bagi Ranperda AIDS Sulut.
Rabu, 01 Desember 2010
Bocah Berkelamin Ganda dari Bulukumba
KELAMIN GANDA. Sekilas tak ada yang berbeda pada AS, sebut saja begitu. Seolah tanpa masalah, bocah berusia tujuh tahun ini pun bermain bersama teman-temannya di lingkungan rumahnya di Desa Andrang, Bulukumba, Sulawesi Selatan. Namun, sebenarnya ada yang tak lazim pada diri AS.
-------------------------------------------
Fitriani Lestari
02/12/2010 05:32
http://berita.liputan6.com/sosbud/201012/309416/Bocah.Berkelamin.Ganda.dari.Bulukumba
Liputan6.com, Bulukumba: Sekilas tak ada yang berbeda pada AS, sebut saja begitu. Seolah tanpa masalah, bocah berusia tujuh tahun ini pun bermain bersama teman-temannya di lingkungan rumahnya di Desa Andrang, Bulukumba, Sulawesi Selatan. Namun, sebenarnya ada yang tak lazim pada diri AS.
Ia ternyata memiliki alat kelamin ganda, yaitu alat kelamin laki-laki dan perempuan. Meski berpenampilan dan bertingkah laku layaknya anak laki-laki, ia kencing bukan melalui penis, tapi melalui alat kelamin perempuan yang tepat berada di bawah penisnya. Hal ini tentu saja merepotkan.
Entah terkait dengan kondisi fisiknya atau tidak, yang jelas AS pandai memainkan permainan anak laki-laki mau pun perempuan. Di kalangan teman-teman lelaki, AS dikenal jago bermain kelereng dan di kalangan teman-teman perempuannya ia mahir bermain lompat tali.(ADO)
Ia ternyata memiliki alat kelamin ganda, yaitu alat kelamin laki-laki dan perempuan. Meski berpenampilan dan bertingkah laku layaknya anak laki-laki, ia kencing bukan melalui penis, tapi melalui alat kelamin perempuan yang tepat berada di bawah penisnya. Hal ini tentu saja merepotkan.
Entah terkait dengan kondisi fisiknya atau tidak, yang jelas AS pandai memainkan permainan anak laki-laki mau pun perempuan. Di kalangan teman-teman lelaki, AS dikenal jago bermain kelereng dan di kalangan teman-teman perempuannya ia mahir bermain lompat tali.(ADO)
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
78 Orang Positif HIV/AIDS di Bulukumba
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bulukumba melansir data penderita HIV/AIDS sejak 2005 hingga Oktober 2010. Jumlahnya sudah mencapai 78 orang yang positif terinfeksi virus mematikan ini. Dari jumlah tersebut, jumlah penderita yang berhasil terdeteksi tahun ini sebanyak sembilan orang, sedangkan jumlah penderita yang meninggal dunia sebanyak 14 orang.
-------------------------------------
78 Orang Positif HIV/AIDS di Bulukumba
Rabu, 01 Desember 2010
BULUKUMBA -- Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bulukumba melansir data penderita HIV/AIDS sejak 2005 hingga Oktober 2010. Jumlahnya sudah mencapai 78 orang yang positif terinfeksi virus mematikan ini.
Dari jumlah tersebut, jumlah penderita yang berhasil terdeteksi tahun ini sebanyak sembilan orang. Sedangkan jumlah penderita yang meninggal dunia akibat terinfeksi HIV sebanyak 14 orang dari total 78 orang.
Sekretaris KPA Bulukumba Zaqyul Fahmi mengatakan, dominan penderita HIV/AIDS adalah kalangan pemuda dengan usia produktif antara19 hingga 38 tahun. Dikatakan Zaqyul, dari semua jumlah penderita lebih banyak dari jenis kelamin laki-laki dan penyebabnya rata-rata terinveksi melalui jarum suntik.
Hal ini menurutnya merupakan ancaman karena dengan pergaulan saat ini pemuda sangat rentan terinveksi virus ini jika tidak bisa menjaga diri.
"Ini menjadi kekhawatiran kita bersama khususnya KPA yang memang berfungsi untuk berusaha menekan angka penderita,” ujarnya Rabu, 1 Desember.
Selain itu, lanjut dia, sangat dibutuhkan peran dan tanggung jawab orang tua. Terutama untuk memperhatikan pergaulan anaknya agar tidak mudah terpengaruh dengan lingkungan. Sebab jika tidak segera tertangani maka ini akan menjadi masalah besar dalam regenerasi bangsa.
“Apalagi yang terserang adalah anak muda," ujarnya.
Soal langkah apa yang akan dilakukan, dia menuturkan bahwa saat ini pihaknya sudah memprogramkan berbagai kegiatan sosialisasi dan pemahaman bahaya HIV/AIDS. Termasuk upaya menghindari virus berbahaya ini dengan cara mengenali dampak-dampak yang ditimbulkannya.
Salah satu bentuk dari kegiatan tersebut dilakukan dengan melaksanakan sosialisasi pencegahan melalui seminar dan penyuluhan di sekolah-sekolah.
"Kita harapkan tahun depan jumlah penderita bisa ditekan dan kalau bisa sudah tidak ada lagi," katanya.
Wakil Bupati Bulukumba Syamsuddin meminta agar KPA benar-benar menggiatkan sosialisasi soal penanggulangan virus ini. Dia meminta agar sosialisasi lebih banyak dilakukan di kalangan remaja, khususnya pelajar karena mereka ini adalah kelompok yang sangat rentan terkena imbasnya.
"Ini perlu kerja keras. Mau tidak mau KPA bersama instansi terkait mesti lebih giat,” kata Wabup. (arm)
Dari jumlah tersebut, jumlah penderita yang berhasil terdeteksi tahun ini sebanyak sembilan orang. Sedangkan jumlah penderita yang meninggal dunia akibat terinfeksi HIV sebanyak 14 orang dari total 78 orang.
Sekretaris KPA Bulukumba Zaqyul Fahmi mengatakan, dominan penderita HIV/AIDS adalah kalangan pemuda dengan usia produktif antara19 hingga 38 tahun. Dikatakan Zaqyul, dari semua jumlah penderita lebih banyak dari jenis kelamin laki-laki dan penyebabnya rata-rata terinveksi melalui jarum suntik.
Hal ini menurutnya merupakan ancaman karena dengan pergaulan saat ini pemuda sangat rentan terinveksi virus ini jika tidak bisa menjaga diri.
"Ini menjadi kekhawatiran kita bersama khususnya KPA yang memang berfungsi untuk berusaha menekan angka penderita,” ujarnya Rabu, 1 Desember.
Selain itu, lanjut dia, sangat dibutuhkan peran dan tanggung jawab orang tua. Terutama untuk memperhatikan pergaulan anaknya agar tidak mudah terpengaruh dengan lingkungan. Sebab jika tidak segera tertangani maka ini akan menjadi masalah besar dalam regenerasi bangsa.
“Apalagi yang terserang adalah anak muda," ujarnya.
Soal langkah apa yang akan dilakukan, dia menuturkan bahwa saat ini pihaknya sudah memprogramkan berbagai kegiatan sosialisasi dan pemahaman bahaya HIV/AIDS. Termasuk upaya menghindari virus berbahaya ini dengan cara mengenali dampak-dampak yang ditimbulkannya.
Salah satu bentuk dari kegiatan tersebut dilakukan dengan melaksanakan sosialisasi pencegahan melalui seminar dan penyuluhan di sekolah-sekolah.
"Kita harapkan tahun depan jumlah penderita bisa ditekan dan kalau bisa sudah tidak ada lagi," katanya.
Wakil Bupati Bulukumba Syamsuddin meminta agar KPA benar-benar menggiatkan sosialisasi soal penanggulangan virus ini. Dia meminta agar sosialisasi lebih banyak dilakukan di kalangan remaja, khususnya pelajar karena mereka ini adalah kelompok yang sangat rentan terkena imbasnya.
"Ini perlu kerja keras. Mau tidak mau KPA bersama instansi terkait mesti lebih giat,” kata Wabup. (arm)
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
Gubernur Diminta Pertemukan Bupati Bulukumba dan Bupati Bantaeng
BENDUNGAN. Pembangunan proyek Bendunggan Sungai Bialo kini bermasalah setelah masyarakat Bulukumba merasa dirugikan akibat aliran air bendungan tersebut lebih banyak yang mengalir ke wilayah Kabupaten Bantaeng. (foto direkam dari http://lokalnews.fajar.co.id/read/102125/123/pu-)
--------------------------------------------
Gubernur Diminta Pertemukan Bupati Bulukumba dan Bupati Bantaeng
Rabu, 01 Desember 2010
http://www.antara-sulawesiselatan.com/berita/22297/gubernur-minta-">
Makassar (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo diminta segera mempertemukan Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan dan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah terkait sengketa pembangunan bendungan di Sungai Bialo untuk irigasi di kedua daerah tersebut.
"Kita minta gubernur turun tangan secepatnya untuk mempertemukan Bupati Bulukumba dengan Bupati Bantaeng, agar proyek bendungan dan irigasi bermanfaat bagi masyarakat di kedua daerah itu," kata anggota Komisi D DPRD Sulsel Andi Sugiarti Mangun Karim di Makassar, Rabu.
Sugiarti yang juga legislator, asal daerah pemilihan Bulukumba, Bantaeng, Sinjai, dan Jeneponto tidak ingin ada proyek untuk kesejahteraan masyarakat tetapi justru menimbulkan polemik.
Bupati Bulukumba meminta Pemkab Bantaeng menghentikan pembangunan irigasi di aliran Sungai Bialo, Dusun Batu Masong, Desa Pattene, Kecamatan Tompo Bulu, Bantaeng, karena dinilai merugikan petani di Kecamatan Gantarang, Bulukumba.
Beberapa waktu lalu, ia meminta pembangunan bendungan senilai Rp 2,3 miliar yang kini sudah rampung hingga 80 persen, dihentikan.
Zainuddin, ngotot menghentikan pembangunan irigasi karena khawatir air Sungai Bialo dominan mengalir ke wilayah Bantaeng, padahal sungai ini melintasi tiga kecamatan di Bulukumba yakni, Kindang, Gantaran, dan Ujung Bulu.
"Kita tidak ingin saat bendungan beroperasi mengakibatkan distribusi air ke Bulukumba berkurang," kata Zainuddin. (T.pso-099/S016)
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
Polisi Bekuk Wanita Spesialis Pencuri Laptop
Dunia kriminal saat ini tidak memandang jenis kelamin atau status. Di Bulukumba, Sulawesi Selatan, seorang perempuan spesailis pencuri alat elektronik dibekuk sesaat setelah mencuri sebuah komputer jinjing di rumah salah seorang warga, Rabu (1/12).
-------------------------------------------------------------
Polisi Bekuk Wanita Spesialis Pencuri Laptop
Polisi Bekuk Wanita Spesialis Pencuri Laptop
Fitriani Lestari
01/12/2010 18:16 | Pencurian
http://buser.liputan6.com/berita/201012/309322/Polisi.Bekuk.Wanita
http://buser.liputan6.com/berita/201012/309322/Polisi.Bekuk.Wanita
Liputan6.com, Bulukumba: Dunia kriminal saat ini tidak memandang jenis kelamin atau status. Di Bulukumba, Sulawesi Selatan, seorang perempuan spesailis pencuri alat elektronik dibekuk sesaat setelah mencuri sebuah komputer jinjing di rumah salah seorang warga, Rabu (1/12).
Dalam aksinya pelaku cukup lihai membohongi para korban dengan berbagai alasan di antaranya menjadi korban kekerasan, rumahnya jauh, kemalaman di jalan, hingga berdalih ingin menumpang istirahat. Aksi seperti ini juga yang dilakukan pelaku terhadap korban bernama Ilham.
Ilham mengaku kasian terhadap pelaku yang diketahui bernama Devi yang mengaku kemalaman. Dia bersama istrinya akhirnya memberikan izin pelaku untuk menginap di rumahnya. Korban tak curiga sama sekali melihat wajah korban dan tutur bahasa korban layaknya wanita baik-baik.
Setelah menginap, paginya pelaku pamit. Namun keesokan harinya pelaku kembali lagi dengan alasan kantong miliknya ketinggalan. Korban kembali memperbolehkan pelaku tidur di rumahnya. Namun niat baik justru menjadi malapetaka begitu korban terbagun untuk salat subuh.
Laptop dan telepon genggam miliknya telah hilang. Korban juga kaget ketika melihat pelaku tidak ada di kamar dan jendela terbuka. Namun Devi berhasil dibekuk sesaat setelah menjalankan aksinya. Pelaku mengaku sering melaksanakan aksinya berdua dengan rekannya yang juga wanita.
Sebelumnya Devi juga mengaku telah mencuri telpon gengam milik salah satu warga dan telah dijual. Saat ini polisi tengah memburu rekan pelaku yang identitasnya sudah diketahui yakni siswi sebuah sekolah menengah atas negeri di Bulukumba.(JUM)
Dalam aksinya pelaku cukup lihai membohongi para korban dengan berbagai alasan di antaranya menjadi korban kekerasan, rumahnya jauh, kemalaman di jalan, hingga berdalih ingin menumpang istirahat. Aksi seperti ini juga yang dilakukan pelaku terhadap korban bernama Ilham.
Ilham mengaku kasian terhadap pelaku yang diketahui bernama Devi yang mengaku kemalaman. Dia bersama istrinya akhirnya memberikan izin pelaku untuk menginap di rumahnya. Korban tak curiga sama sekali melihat wajah korban dan tutur bahasa korban layaknya wanita baik-baik.
Setelah menginap, paginya pelaku pamit. Namun keesokan harinya pelaku kembali lagi dengan alasan kantong miliknya ketinggalan. Korban kembali memperbolehkan pelaku tidur di rumahnya. Namun niat baik justru menjadi malapetaka begitu korban terbagun untuk salat subuh.
Laptop dan telepon genggam miliknya telah hilang. Korban juga kaget ketika melihat pelaku tidak ada di kamar dan jendela terbuka. Namun Devi berhasil dibekuk sesaat setelah menjalankan aksinya. Pelaku mengaku sering melaksanakan aksinya berdua dengan rekannya yang juga wanita.
Sebelumnya Devi juga mengaku telah mencuri telpon gengam milik salah satu warga dan telah dijual. Saat ini polisi tengah memburu rekan pelaku yang identitasnya sudah diketahui yakni siswi sebuah sekolah menengah atas negeri di Bulukumba.(JUM)
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
Langganan:
Postingan (Atom)




