Wartawan Tribun Timur di Bulukumba, Syamsul Bahri melaporkan bahwa sebuah sungai yang dibendung masyarakat setempat sehingga menjadi semacam kolam besar, kini menjadi objek wisata baru. Pengunjungnya bukan hanya warga Bulukumba, melainkan juga dari Sinjai dan Bantaeng, seperti terlihat dalam gambar yang diabadikan oleh Syamsul Bahri, Ahad, 28 November 2010 (http://www.tribun-timur.com/read/artikel/138769/Warga_Bantaeng_dan_Sinjai_Serbu_Tempat_Wisata_di_Bulukumba). Sayangnya, Tribun Timur tidak menyebutkan lokasi sungai tersebut. Kabag Humas Pemkab Bulukumba Daud Kahal yang kami konfirmasi Senin, 29 November 2010, juga mengaku belum mengetahui lokasi sungai tersebut. (asnawin)
Minggu, 28 November 2010
Tempat Wisata Baru di Bulukumba
Sabtu, 27 November 2010
Zahra Rahmani Rahmiyah, Juara Lomba Esai Nasional 2009
Setelah membuka situs web Kementerian Ristek, saya juga menemukan berita berjudul Lomba Esai dan Inovasi Teknologi Nasional 2009. Dalam berita itu ditulis bahwa juara
pertama Lomba Esai Nasional, dimenangkan oleh Zahra Rahmani Rahmiyah
dari SMAN 1 Bulukumba dengan topik “ Prospek Dodol Jagung Aneka Rasa
dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Karassing Kabupaten
Bulukumba” Jumat, 26 November 2010
Pelamar CPNS Bulukumba Jangan Tergoda
Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan, mengingatkan pelamar CPNS, untuk tidak tergoda dengan iming-iming dari oknum tertentu yang menawarkan jasa, agar bisa lulus CPNS tahun ini.
Bupati meminta agar tidak mempercayai oknum tertentu, yang mengatasnamakan bupati, wakil bupati, serta pejabat lainnya yang meminta uang dan imbalan lainnya untuk lulus CPNS.
--------------------------------------------
Pelamar CPNS Bulukumba Jangan Tergoda
Harian Ujungpavdang Ekspres, Makassar
Sabtu, 27-11-2010
http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=
BULUKUMBA, UPEKS—Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan, mengingatkan pelamar CPNS, untuk tidak tergoda dengan iming-iming dari oknum tertentu yang menawarkan jasa, agar bisa lulus CPNS tahun ini.
Bupati meminta agar tidak mempercayai oknum tertentu, yang mengatasnamakan bupati, wakil bupati, serta pejabat lainnya yang meminta uang dan imbalan lainnya untuk lulus CPNS.
“Penerimaan CPNS tahun ini akan berlangsung transparan, bersih, tidak ada pembayaran uang. Tidak ada nepotisme. Penentuan kelulusan berdasarkan hasil ujian,” kata Kabag Humas dan Protokol Bulukumba, Daud Kahal, Rabu (24/11), mengutip pengumuman yang ditandatangani Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan.
Pemkab Bulukumba menyampaikan hal ini, mewanti-wanti kejadian seleksi penerimaan CPNS tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah pelamar menjadi korban penipuan yang dilakukan oknum tertentu, dengan membayar sejumlah uang agar bisa lulus CPNS.
Bupati meminta masyarakat bila mendengar ada oknum yang menawarkan jasa, untuk segera melaporkan langsung baik kepada bupati, wakil bupati, polres atau ke pusat pengaduan di Inspektorat Kabupaten Bulukumba dinomor telpon 0413-81070.
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
UI Jamin Tak Ada Intervensi dalam Seleksi CPNS di Sulsel
Pemprov Sulsel menyerahkan sepenuhnya soal ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 pada Universitas Indonesia (UI). Bukan hanya ditunjuk membuat soal, UI juga dipercaya mencetaknya. Keputusan ini sekaligus mementahkan keinginan pemprov mencetak sendiri soal tersebut di Makassar. Soal ujian akan dicetak di Fakultas Teknik UI.
-----------------------------------------------
UI Jamin Tak Ada Intervensi dalam Seleksi CPNS di Sulsel
- Kepala BKDD Bulukumba: "Sekprov akan Berikan Keterangan"
Harian Fajar, Makassar
Jumat, 26 November 2010
http://metronews.fajar.co.id/read/110615/10/ui-jamin-
MAKASSAR -- Pemprov Sulsel menyerahkan sepenuhnya soal ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 pada Universitas Indonesia (UI). Bukan hanya ditunjuk membuat soal, UI juga dipercaya mencetaknya. Keputusan ini sekaligus mementahkan keinginan pemprov mencetak sendiri soal tersebut di Makassar.
Usai melakukan pertemuan di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 25 November, pihak UI menyebutkan bahwa soal ujian akan dicetak di Fakultas Teknik UI.
Peneliti dari Pusat Penelitian Sumber Daya Manusia UI, Yudha Aliasgar yang ditemui FAJAR usai menggelar pertemuan dengan kepala BKD se-Sulsel, kemarin, menyebutkan, pembuatan soal CPNS sudah rampung. Proses percetakan soal, kata dia, tinggal menunggu berapa banyak pendaftar bersyarat di daerah ini.
"Jumlah yang dicetak berdasarkan pendaftar. Makanya, kita masih menunggu data dari BKD," ujar Yuda.
Pertemuan kemarin membicarakan sistem informasi teknologi, teknis pelaksanaan ujian, pemberian kode, distribusi soal ujian CPNS. Menurut Yuda, soal ujian tersebut tidak perlu lagi singgah di BKD Sulsel, tapi bisa langsung diantar ke kabupaten/kota yang memakai jasa UI.
Soal materi ujian, Yuda menyebutkan soal CPNS 2010 lebih banyak mengarah pada pengetahuan umum, tes kematangan, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan matematika. Jumlah soal dalam ujian CPNS sama dengan tahun sebelumnya, yakni 100.
Pihak UI menjamin pembuatan soal hingga pemeriksaan aman dari intervensi pihak luar. Dia menyebutkan bahwa UI sudah bertahun-tahun mengerjakan pengadaan soal ujian dan pemeriksaan LJK, sehingga memiliki pengawasan keamanan yang memadai.
"Kami jamin dan tidak akan ada intervesi dari pihak manapun," tegas Yuda.
Soal ujian tersebut sudah bisa didistribusikan ke daerah mulai 8 Desember mendatang. Untuk distribusi, Yuda menyebutkan pihaknya memprioritaskan kabupaten yang jaraknya jauh dari Kota Makassar. Soal untuk daerah tersebut akan dikirim lebih awal.
Untuk soal ujian, pihak UI membebankan biaya pembuatan kepada setiap kabupaten/kota sebesar Rp 20 juta. Sementara untuk penggandaan dikenakan biaya sebesar Rp10 ribu per paket. Pemeriksaan LJK juga dikenakan biaya Rp 10 ribu. Besarnya biaya tersebut belum termasuk pajak.
Usai menyepakati biaya yang harus ditanggung, di dalam ruang pertemuan tersebut para kepala BKD langsung melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Yuda berharap, BKD se-Sulsel dalam dua hari ke depan sudah bisa merampungkan verifikasi berkas pelamar untuk menentukan jumlah peserta ujian.
"Kalau data ini sudah kami terima, soal langsung dicetak. Jadi kini semua tergantung kesiapan daerah," tambahnya.
Ketua BKD Sulsel, Andi Murny Amien Situru berharap agar polemik tentang penunjukan UI sebagai pembuat soal CPNS 2010 segera diakhiri.
"Lebih baik kita fokus pada pelaksaan ujian," pintanya.
Murny enggan berbicara banyak tentang pertemuan BKD se-Sulsel dengan UI.
"Hanya membahas terknis pelaksanaan ujian," sebutnya.
Hal yang sama ditunjukkan peserta pertemuan lain. Kepala BKDD Bulukumba, Andi Hartatiah juga berkomentar senada.
"Sekretaris provinsi yang akan memberikan keterangan," katanya.
Sikap tertutup juga diperlihatkan Kepala BKD Bone, Muhammad Ridwan. Meski pertemuan dengan pihak UI berlangsung beberapa jam, dia malah menyebutkan kalau pertemuan untuk membahas soal CPNS itu baru akan dimulai.
"Belum ada apa-apa yang dibicarakan. Baru mau mulai," katanya sambil bergegas masuk ruangan. (sah)
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
Lima Kader Siap Bersaing Incumbent
Ketua DPD PAN Bulukumba, A Edy Manaf, akan ditantang oleh lima kader PAN setempat pada perebutan kursi ketua dalam Musda DPD PAN Bulukumba, 27 Desember 2010. Mereka adalah Irham Rahimin, Abdul Rajab, A Zulkarnain Pangky, Khalik Saifullah, dan A Banri Alang. Foto Edy Manaf direkam dari facebook.
----------------------------------------------------
Lima Kader Siap Bersaing Incumbent
- Perebutan Kursi Ketua PAN Bulukumba
Harian Tribun Timur, Makassar
Sabtu, 27 November 2010
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/138542/Lima_Kader_
Bulukumba, Tribun - Lima kader sekaligus pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Bulukumba siap bersaing dengan incumbent, A Edy Manaf, pada perebutan kursi ketua dalam Musda DPD PAN Bulukumba, 27 Desember nanti.
Lima figur yang sudah menyatakan isyarat akan maju dalam bursa calon ketua di musda itu adalah Irham Rahimin (Ketua Bappilu DPD PAN Bulukumba), Abdul Rajab (Wakil Ketua PAN Bulukumba, A Zulkarnain Pangky (Bendahara PAN Bulukumba), Khalik Saifullah (Sekretaris PAN Bulukumba), dan A Banri Alang (Ketua Bidang Pengkaderan).
Beberapa diantaranya bahkan mengklaim sudah mendapat dukungan dari pengurus kecamatan. Irham misalnya, mengklaim sudah mendapat sinyal dukungan delapan dari 10 pengurus kecamatan PAN di Bulukumba. Juga dari beberapa pengurus ranting.
Kepada wartawan, Irham mengklaim dukungan itu datang dari ketua dan sekretaris. Antara lain dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Bonto Bahari, Herlang, Kajang, Bulukumpa, Rilau Ale, Kindang, dan Gantarang.
Sementara dua PAC lainnya, Kecamatan Bonto Tiro dan Ujung Bulu, belum memberikan kepastian, tetapi dalam tahap konsolidasi.
"Saya sudah pastikan maju dan siap menantang incumbent setelah mendapat dukungan dari delapan pengurus kecamatan (PAW). Ditambah sejumlah pengurus ranting di desa," kata Irham di Warkop Dua TelluE, Kota Bulukumba, Jumat (26/11).
Keinginan untuk maju juga disuarakan wanita politisi, A Banri Alang. Legislator PAN di DPRD Bulukumba ini sudah menyampaikan keinginannya itu sejak beberapa waktu lalu.
"Saya telah keliling melakukan konsilidasi dengan pengurus kecamatan dan ranting mengenai kesiapan saya maju di musda. Hasilnya, mereka memberi respon," kata Banri Alang, kemarin, yang sedang berada di Makassar ketika dihubungi per telepon.
Calon lainnya, A Zulkarnaen Pangky dan Abd Rajab, juga sudah menyatakan kesiapannya maju dan memimpin PAN Bulukumba.
"Saya sudah melakukan persiapan. Komitmen saya akan membesarkan kader dan partai. Jika sekarang hanya empat kursi di parlemen, jika saya direstui, saya akan upayakan lebih dari itu," kata Zulkarnaen, di ruang kerjanya di gedung DPRD Bulukumba.
Bahkan belakangan ini, umbul-umbul dan spanduk Zulkarnaen telah terpasang di dua kecamatan, Bulukumpa dan Rilau Ale. (smb)
Tanggapi Positif
KETUA DPD PAN Bulukumba, Edy Manaf, yang juga disebut-sebut akan maju lagi, menanggapi positif keinginan beberapa kader partai untuk bersaing di Musda PAN Bulukumba, Desember nanti.
"Mereka adalah kader yang berhak untuk maju. Jika mereka maju di musda, itu membuktikan saya telah sukses membangun partai ini," kata Edy, yang juga Wakil Ketua DPRD Bulukumba, kemarin.
Menurutnya, di PAN, tidak jadi soal siapa yang akan maju. Yang jelas, kader itu disepakati dan ingin membesarkan partai.
Beberapa waktu diberitakan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Bulukumba Edi Manaf tidak menyembunyikan keinginannya kembali memipin partai berlambang matahari terbit itu. Edi yang kini Plt Ketua DPRD Bulukumba siap maju di Musyawarah Daerah (Musda) PAN Bulukumba.
Edi mengaku keinginannya hanya akan terwujud jika ada dukungan kader dan pengurus DPC PAN Bulukumba. Edi segera melakukan komunikasi untuk menganalisis peluangnya ke depan. Edi mengaku lebih dini mengutarakan niatnya agar tersedia cukup waktu untuk menguji atau menyamakan visi dirinya dan kader partai.
"Saya ingin kembali memimpin PAN. Semoga ada dukungan teman lain. Kepercayaan mereka amanat bagi saya untuk membesarkan partai," ujar Edi Manaf usai didemo karena menerima jas dari Zaidin ini, Senin, 1 November 2010. (smb)
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
Langganan:
Postingan (Atom)



