Langsung ke konten utama

Kajang - Takabonerate


Seorang perempuan tua berpakaian hitam-hitam khas Kajang Ammatowa duduk di tangga rumah bersama seorang bocah ketika kami berkunjung ke kawasan adat Kajang Ammatowa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, 15 Mei 2010. (foto: Iqbal Alaik)






-------------------------------
Kajang - Takabonerate

Oleh Iqbal Alaik


Sunday, May 23, 2010

http://iqbalalaik.blogspot.com/2010/05/kajang-takabonerate.html

14 mei 2010
Pagi buta dah ke kantor jam stgh 4 dah cabut dari kantor ,pesawat jam 5 nek lion..ngantuk abiss.nyyampe makasar dijemput tadius,langsung meluncur ke bulukumba tepatnya ke desa adat amatoa ato suku kajang.perjalanan kurang lebih 4 jam jadi sampe di kajang luar udah sore,cuma ketemu kepala desa aja,minta ijin n cari2 info. Balik ke bulukumba kota cari penginapan,n dapet d hotel arini.laper gilaaa ga sempet makan.

15 mei 2010
Rencana berangkat pagi ternyata kesiangan gara2 air di kamar mandi ga nyala..hotel dodol. Mana perjalanan ke kajang masih ada sejam setengah lagi.akhirnya nyampe di kajang dalam di temenin pak sultan sang kades. Hmm suasana mistik langsung terbangun ketika kita masuk harus berpakaian serba item,n masyarakat sini ga pake alat2 elektronik..pokonya tradisional. Liputan pertama ngeliput alat musik n iket kepala,sama tenun. Hehe pas lagi mau mulai ambil gambar si ibu yg nyelup2 kain pake daun eeh si ibunya udahan n ga mau di ulang..wakwaww.kudu ngulang besok deh..dodol.oiya ada juga BH diiket di pohon,katanya sih biar buah di pohon ga jatuh..tetep sama yah fungsi BHnya. Pas mo pulang banyak orng2 yg baru pulang mandi n bawa kuda yg ngangkut hasil panen dari ladang..tapi diminta shooting gamau soalnya masiih jauh bangeet rumahnya.




16 mei 2010
Ga mau kesiangan lagi jam 5 pagi udah berangkat. Hotel arini 2 ini lebih mumpuni n ada air anget,thanks god. Meluncur ke kajang. Dodol!kita dah dateng pagi2 eh si kades blm banguun,ujan pula,emang enaknya tidur..tapi si kades ga ada yg berani ngebangunin. Nunggu deh kita..nunggu ujan reda siih tepatnyaa. Gerimis mengundang,nekat nerobos masuk k desa,mentang2 kemaren dah tau tempatnya kepala dusun. Mendapat restu pak kadus, masuklah kita menjejakkan kaki di pekarangan ibu2 yg mau nyelup, tapi ko sepi yah. Nico inisiatif memanggil,tapi malah kena semprot sama si ibu. Walopun ga ngerti bahasanya tapi body languagenya jelas kalo dia gamau nyelup. Akhirnya kita ngadu k kadus,jadinya pa hading sang kadus turun tangan nganter kita ke tempat ibu yg murah senyum yg mau nyelupin benang ke rendaman daun tarung supaya jadi hitam. Kalo uda ditenun dsb bisa ampe 500 rb niy kain..eduun. Abis setup di makam n kuda,sang kadus dapet kabar salah satu warganya ada yg meninggal,sayang ga boleh masuk ngeliput,jadi PTC dluar aja. Abis buat opening langsung angkat kaki dari tanah Amatoa ini. Bukan ga sopan tapi ferry menuju selayar menanti di tanjung bira,2 jam perjalanan ke sana.


Pelabuhan ini memang memesona,langit biru,laut biru,airnya jernih sampe ke dasar ga seperti marina ancol yg airnya hitam pekat. 2 jam lagi kita mendarat di pelabuhan pamatata,selayar,dan sekitar 40 km kemudian kita kan sampai di benteng,ibukota kab.kep. Selayar. Matahari udah menyelam sejak di ferry tadi. Disambut bang Asri n mas Akhmadi dari TN.takabonerate,kami dianter ke peraduan kami di wisma PKK. Akhirnyaaa sekasur berdua lagi sama si gunduul heheh.


17 Mei 2010
Gamau kalah sama kemaren harI ini jam 6 kita dah diatas maobil menuju pelabuhan patumbukan di selatan selayar. Lebih dari sejam tiba di sebuah pelabuhan yg tersembunyi disebuah telUk yg tenang di kelilingi pohon bakau,kapal patroli taman nasional sudah menunggu disana. Loading cepat,sarapan nasi kuning, angkat sauh dan berlayar.

Takbonerate kami datang. Ga kuat nahan kelopaknya,mata ini memejam. Gak keras sekitar 2 jam kita ketiduran dan ketika cahaya sampai ke retina,laut dan langit biru serta gugusan pulau pulau kecil menyambut. 2 jam lagi sampai ke Tinabo,kata bang asri. Latondu,rajuni kami lewati dan Tinabo di depan mata,dari jauh terlihat bendera merah dengan garis putih melintang diagonal,yg ternyata atap seng berwarna merah yg di cap putih seperti bendera diving. Sekitar pukul 1 siang kaki ini menjejakkan kaki di kayu dermaga Tinabo. Pulau yg cantik kalo kata orang spanyol Tinabo Bonita.


Pulau yg dikelilingi pasir putih dan laut berwarna biru muda ini sejatinya adalah sebuah atol,atau orang sana nyebutnya takabonerate,yaitu batu karang berpasir,ato atol gugusan karang yg berbentuk cincin. Nah di taman nasional ini banyak sekali atol2 kecil kaya Tinabo,menjadikan takabonerate atol terbesar no3 di dunia. Mantaaap. Tapi panasnyaa bukan main,matahari serasa sejengkal diatas kepela. Berharap segera teduh,jam stgh3 kita menuju ke tengah pulau tinabo yg masih ada peninggalan oran2 suku bajo. Rumah2 mereka ditinggal begitu saja ketika musim barat,angin besar,tiba. Nico hampir aja kerubuhan rumah pas mau PTC n jatuh dari tangga pas naik pohon kelapa. Gamau buang waktu,cumi2,speedboat,dikebut menuju Tinabo kecil untuk snorkeling di cluster soft coral. Matahari yg udah condong ngebuat cahaya ng menerobos ke air kaliatan mantap. Snorkeling disini seperti di surga,apalagi ambil gambarnya pake scuba..nyamaan. Ups kelaamaan snorkeling sampe lupa bentar lagi sunset. Cumi2 segera dipacu lagi namun sayang sang surya keburu touch down ketika cumi2 masih menggerung. Terpaksa sunset sempurna hari itu cuma ada di ingatan.

18 Mei 2010
Sunrise pastinya jadia awal yg bagus memulai hari,sayang dia malu2 di balik awan. Rajuni jadi tujuan kita hari ini untuk melihat pembuatan phinisi. Langit biru pekat dan panas emang jadi santapan sehari hari disini,wah bisa gagal niy perawatan kulit heheh. Di rajuni ada 2 phinisi yg sedang di proses,harganya bisa nyampe 1 milyar nih kapal,asik juga kalo punya satu buay dive cruise hehe. Abis itu makan tie tei ato bulu babi yg diambil anak2 rajuni. Ga lama di rajuni balik kita ke Tinabo month diving. Selama perjalanan pulang tuh laut berubah jadi cermin,ga ada riak ato ombak sedikit pun. FLAT cuma ada bayangam langit biru n awan. Amaziing!! Ga sabar rasanya mau nyemplung. Siap siap bentar kita menuju drop off yg dikenal dengan acropora reef. Entri pas di perbatasan dropoff nya kereeen banget. Ambil gambar Nico backroll entry,eh pas liat keatas ternyata selain bisa liat jelas orng2 di kapal tapi bisa juga liat coral yg terpantul oleh permukaan laut,eduun niy air laut kaya cermin dua arah gini..RuaRR bIasa!!cristal clear,ikan banyak,coral rapat,terutama acropora,sampe ada yg bertingkat..PERFECT. Gamau kebablasan ga kerasa nico udah ngasih sign GO SUNSET. Saatnya menuju bungin tinabo. Nah kali ini tepat waktunya sampai di bungin,pulau yang cuma ada pasir putih doank,paling pas buat ambil sunset. Indah banget..ga ada apa apa di bungin kecuali pasir putih dan sunset yag sempurna. Coba adita disinii :). Bungkus..liputan beress

19 Mei 2010
Sekitar pukul 00 dinihari,peking barang2,pindahin barang2 ke kapal karena hari ini kiata mutusin berlayar jam 4 pagi,jadi biar aman tidur di kapal. Dek kapal jadi pilihan karena banyak angin,soalnya selama di pulau jarang banget tuh angin nyampe ke darat. Bintang jatuh mengiringi suara mesin kapal menemani kita tidur. Sekitar jam setengah 3 kapal bergerak dan sontak aku terbangun karena kamera ditinggal di kamar dititp ke tadius,takut dia tertinggal. Secepat kilat turun ke bawah,ternyata tadius udah meringuk pulas dengan kamera di sampingnya..thanks! Jam stgh 9 kami merapat di patumbukan,6 jam ternyata perjalananya,1.5 jam kemudian kami mengurus adminiastrasi taman nasional,1.5 jam berikutnya tepatnya sekitar jam 1siang ferry kami bertolak menuju tanjung bira,langsung makasar..gausah di ceritain deh perjalannanya bisa abis nih blog..kira2 jam 10 malem baru deh kasur empuk sprei putih menyabut di hotel Horison makassar. I can't feel my ass :(

20 Mei 2010
Lion air ke jakarta,ada bapak2 aneh yg kalo pas take off n landing malah berdiri..pramugari sampe ngingetin berkali kali pake pengeras suara. Puncaknya sang prmugari berteriak " Pak duduk!",sampe gw kwbangun dari tidur nyenyak di kelas bisnis singa terbang. Alhasil pramugari nelpon sekuriti bandara setibanya di bandara. Ada2 aja, dasar Human!
Just enjoy,Bo

[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kecamatan, Kelurahan, Desa, dan Kode Pos di Kabupaten Bulukumba

BUNDARAN PHINISI. Kabupaten Bulukumba yang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, terdiri atas 10 kecamatan dan 126 desa/kelurahan. Berikut daftar nama-nama kecamatan, desa dan kelurahan, serta kode pos masing-masing desa/kelurahan di Kabupaten Bulukumba. (Foto: Asnawin)

-----------------------------

Kecamatan, Kelurahan, Desa, dan Kode Pos di Kabupaten Bulukumba

Berikut ini adalah daftar nama-nama Kecamatan, Kelurahan / Desa, dan nomor kode pos (postcode / zip code) pada masing-masing kelurahan / desa, di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, Republik Indonesia.

Kabupaten : Bulukumba


1. Kecamatan Bonto Bahari

- 1. Kelurahan/Desa Ara ----------------- (Kodepos : 92571)
- 2. Kelurahan/Desa Benjala ------------- (Kodepos : 92571)
- 3. Kelurahan/Desa Bira ----------------- (Kodepos : 92571)
- 4. Kelurahan/Desa Darubiah ------------ (Kodepos : 92571)
- 5. Kelurahan/Desa Lembanna ----------- (Kodepos : 92571)
- 6. Kelurahan/Desa Sapolohe ----------- (Kodepos : …

Kisah Ikan Duyung di Bulukumba

IKAN DUYUNG. Jumaning (60), membersihkan tubuh ikan duyung yang ditemuinya di tepi pantai saat mencuci bentang (tali rumput laut) di pesisir pantai di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa, 19 April 2011. Banyak warga yang berkunjung ke rumah Jumaning karena penasaran ingin melihat ikan duyung tersebut. (Foto: Kompas/k23-11)

--------------------------


Kisah Ikan Duyung di Bulukumba
Meski Dibacok, Ikan Duyung Tetap Hidup

Harian Kompas (Kompas.com)
K23-11 | yuli |
Rabu, 20 April 2011
http://regional.kompas.com/read/2011/04/20/04143456/Meski.Dibacok.Ikan.Duyung.Tetap.Hidup

BULUKUMBA, KOMPAS.com — Warga pesisir di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, digemparkan dengan seekor ikan duyung yang tiba-tiba muncul, Selasa (19/4/2011). Para nelayan pun kemudian berniat memotong ikan tersebut untuk mengambil dagingnya.

Namun, entah mengapa ikan duyung yang tubuhnya sudah terluka akibat sabetan parang itu terus berenang hingga mendekati Jumani…

Alamat dan Nomor Telepon Kantor-kantor Pemerintah Daerah Bulukumba

Berikut kami tampilkan alamat dan nomor telepon kantor-kantor pemerintah daerah Bulukumba, mulai dari Kantor Bupati Bulukumba, kantor kementerian,  kantor badan, kantor dinas, hingga asuransi kesehatan. (Foto: Asnawin)




----------------------------------------------

Alamat dan Nomor Telepon Kantor-kantor Pemerintah Daerah Bulukumba (Regional Government Office) http://www.visitbulukumba.com/2010/06/regional-government-office.html
KANTOR BUPATI BULUKUMBA Jl. Jend. Sudirman No.1 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-81004
KEMENTERIAN AGAMA Jl. Kenari No. 13 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-
MADRASAH ALIYAH NEGERI Jl. Matahari No. 21 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-81118
DINAS SOSIAL DAN TENAGA KERJA Jl. R. A. Kartini Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-
DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN Jl. Teratai No. 13 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-81228
DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR Jl. Muchtar Lutfi No. 7 Bulukumba 921…