Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari April, 2012

Ngopi di Warkop 45 Bulukumba

NGOPI. Senin malam sekitar pukul 23.00 Wita, kami ngopi bareng di Warkop 45 Bulukumba. Saya (kanan) duduk berdampingan Om Taju dari Bantaeng. Juga hadir ayah kami, Aminuddin Gudang Daeng Taba, beberapa saudara (Asruddin "Tito" Daeng Ngawing, Asrullah "Toto" Daeng Situju, Asriadi "Adi" Daeng Talli), ipar (Tasrif Akib), anak dan keponakan (Ahmad Dahlan "Alan" Daeng Jarre, dan Fauzi), serta pemilik warkop 45 (Catir). (Foto: Istimewa)

Monumen Mandala Harusnya di Bulukumba, Bukan di Makassar

Monumen ini sepantasnya berada di Desa Ara. Pertanyaan selanjutnya kenapa Desa Ara dianggap pantas menjadi tempat Monumen Mandala pembebasan Irian Barat. Desa Ara sangat berperan penting dalam pembebasan Irian Barat dalam opersai Mandala yang lansung dipimpin oleh panglima komando Jenderal Purnama Soerharho.