Ahad, 26 Juli 2009
Depbudpar Kampanye
Sadar Wisata di Bulukumba
Bulukumba, Sulsel (ANTARA News) -
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) melakukan kampanye Sadar
Wisata dan Sapta Pesona di Kawasan Wisata Tanjung Bira, Bulukumba, Sulsel.
Kegiatan ini dihadiri para pengusaha,
masyarakat umum, para pejabat dari daerah tetangga seperti Kabupaten Jeneponto,
Bantaeng, Sinjai, dan Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu, 15 Juli 2009.
Tidak hanya itu, penyelenggara juga
menghadirkan beberapa selebriti dari Jakarta di antaranya Dwi Yan, Hengki
Tornando dan Laksmi AFI.
Dipilihnya Tanjung Bira Bulukumba sebagai
'event' Program Departemen Kebudayaan dan Pariwisata karena kawasan ini sudah
cukup dikenal baik di dalam negeri maupun mancanegara.
Kampanye sadar wisata dan sapta pesona
wisata Depbudpar RI di Bulukumba berlangsung meriah. Direktur Pemberdayaan
Masyarakat Direktorat Pengembangan Destinasi Pariwisata Depbudpar, Bakri, juga
hadir dalam acara tersebut.
Bakri berharap ke depan Tanjung Bira bisa
lebih baik dalam memberikan layanan, baik dari segi keamanan maupun kenyamanan
terhadap para wisatawan.
Saat ini Depbudpar telah menetapkan 15
propinsi unggulan termasuk Sulawesi-Selatan. Untuk Sulsel sendiri, menurut
Bakri, ditetapkan Kabupaten Bulukumba dengan Tanjung Bira-nya.
"Kampanye sadar wisata dan sapta
pesona ini diharapkan terus berlanjut dan diharapkan bisa berdampak positif
serta lebih menguntungkan terhadap prospek pariwisata bagi masyarakat dan
daerah ini," ujarnya.
Selain itu, Depbudpar juga akan terus
mengembangkan desa-desa wisata melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Pariwisata (PMP). Pemkab Bulukumba menyambut baik 'event' kampanye sadar wisata
di kawasan wisata Tanjung Bira.
Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali,
mengatakan 'event' nasional yang digelar di Tanjung Bira ini akan sangat
menguntungkan perkembangan pariwisata di Bulukumba.
Sementara itu, Kadis Kebudayaan dan
Pariwisata Sulsel, Suaib Mallombassi, mengatakan tugas pemerintah hanya sebagai
fasilitator, bukan pelaku utama dalam sektor pariwisata. Jika objek wisata mau
berkembang dengan baik, maka masyarakat harus berperan aktif.
"Assosiasi perlu dibentuk agar dapat
berperan dalam menunjang sektor wisata seperti kerajinan, kuliner, dan seni
yang menampilkan budaya lokal," ujarnya.
(T.PK-MH/H-KWR)
(Kamis, 16 Juli 2009 05:23,
-www.antara-sulawesiselatan.com, http://antara-sulawesiselatan.com/Seni-Budaya-Pariwisata/depbudbar-kampanye-sadar-wisata-di-bulukumba

Tidak ada komentar:
Posting Komentar