Langsung ke konten utama

Aktivis Minta Kasus SIM Diusut

Aktivis Minta Kasus SIM Diusut

-Rencana Dipasang di DPRD Bulukumba
-Dianggarkan 2006, Tak Ada Realisasi


Kamis, 11 November 2010
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/136546/Aktivis_Minta_Kasus_SIM_Diusut

Bulukumba, Tribun - Sejumlah aktivis mahasiswa dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Bulukumba, terus berjuang menyuarakan desakan pengusutan berbagai kasus yang diduga merugikan keuangan negara di daerah itu.

Salah satu di antaranya adalah pemasangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) di Sekretariat DPRD Bulukumba pada tahun 2006 lalu.

Desakan mengusut pengerjaan proyek ini dikemukakan aktivis Front Perjuangan Rakyat (FPR), kemarin. Koordinator FPR Bulukumba, Rudi Tahas, mengatakan, pemasangan SIM itu belum terlaksana hingga sekarang. Padahal, sudah dianggarkan tahun 2006 lalu sebesar Rp 350 juta melalui APBD.

Menurut Rudi, rencana pemasangan SIM itu telah diperiksa oleh pihak Inspektorat dan mereka menemukan dugaan kerugian negara sekitar Rp 150 juta.

"Ini harus ditangani oleh Kejari Bulukumba, karena indikasi korupsinya besar," kata Rudi, Rabu (10/11).

Menurutnya, kasus ini mestinya diusut tuntas oleh pihak berwenang, karena berdasarkan temuan Inspektorat, ada dugaan kerugian negara. Rudi menambahkan, kasus-kasus lain di daerah itu juga harus diproses hukum. (smb)

Sekwan Membenarkan

Sekertaris Dewan (Sekwan) Bulukumba, Andi Cawa Miri, membenarkan hal itu, namun dirinya belum menjabat sekwan ketika itu. Menurutnya, sekwan ketika itu adalah Muhlis Rauf.

"Itu terjadi sebelum periode saya. Inspektorat menemukan ada kerugian negara di situ sebesar Rp 150 juta. Kejaksaan juga sudah menyelidiki, namun ia tidak tahu sudah sejauh mana perkembangannya," katanya.

Ia menjelaskan, SIM merupakan sistem informasi yang dimaksudkan untuk mempermudah anggota legislatif dan pihak sekretariat dewan mengakses semua peraturan perundang-undangan.

Dengan SIM ini, anggota dewan dan pihak sekretariat tidak perlu lagi bolak-balik ke Jakarta hanya untuk mengetahui perkembangan perundang-undangan.

Cawa Miri menegaskan, tidak terealisasinya proyek itu sangat merugikan anggota dewan periode ini maupun pihk sekretariat. Sebab harus ke Jakarta untuk urusan undang-undang.

Dihubungi terpisah, Kasintel Kejari Bulukumba, A Taufiq, mengatakan, akan mengkoordinasikan kembali kasus ini dengan Kajari Bulukumba saat ini, Sjamsul Arifin. Sebab kasus ini terjadi pada periode Kajari Bulukumba sebelumnya, Muhammad Yusuf. (smb)


[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kecamatan, Kelurahan, Desa, dan Kode Pos di Kabupaten Bulukumba

BUNDARAN PHINISI. Kabupaten Bulukumba yang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, terdiri atas 10 kecamatan dan 126 desa/kelurahan. Berikut daftar nama-nama kecamatan, desa dan kelurahan, serta kode pos masing-masing desa/kelurahan di Kabupaten Bulukumba. (Foto: Asnawin)

-----------------------------

Kecamatan, Kelurahan, Desa, dan Kode Pos di Kabupaten Bulukumba

Berikut ini adalah daftar nama-nama Kecamatan, Kelurahan / Desa, dan nomor kode pos (postcode / zip code) pada masing-masing kelurahan / desa, di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, Republik Indonesia.

Kabupaten : Bulukumba


1. Kecamatan Bonto Bahari

- 1. Kelurahan/Desa Ara ----------------- (Kodepos : 92571)
- 2. Kelurahan/Desa Benjala ------------- (Kodepos : 92571)
- 3. Kelurahan/Desa Bira ----------------- (Kodepos : 92571)
- 4. Kelurahan/Desa Darubiah ------------ (Kodepos : 92571)
- 5. Kelurahan/Desa Lembanna ----------- (Kodepos : 92571)
- 6. Kelurahan/Desa Sapolohe ----------- (Kodepos : …

Kisah Ikan Duyung di Bulukumba

IKAN DUYUNG. Jumaning (60), membersihkan tubuh ikan duyung yang ditemuinya di tepi pantai saat mencuci bentang (tali rumput laut) di pesisir pantai di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa, 19 April 2011. Banyak warga yang berkunjung ke rumah Jumaning karena penasaran ingin melihat ikan duyung tersebut. (Foto: Kompas/k23-11)

--------------------------


Kisah Ikan Duyung di Bulukumba
Meski Dibacok, Ikan Duyung Tetap Hidup

Harian Kompas (Kompas.com)
K23-11 | yuli |
Rabu, 20 April 2011
http://regional.kompas.com/read/2011/04/20/04143456/Meski.Dibacok.Ikan.Duyung.Tetap.Hidup

BULUKUMBA, KOMPAS.com — Warga pesisir di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, digemparkan dengan seekor ikan duyung yang tiba-tiba muncul, Selasa (19/4/2011). Para nelayan pun kemudian berniat memotong ikan tersebut untuk mengambil dagingnya.

Namun, entah mengapa ikan duyung yang tubuhnya sudah terluka akibat sabetan parang itu terus berenang hingga mendekati Jumani…

Alamat dan Nomor Telepon Kantor-kantor Pemerintah Daerah Bulukumba

Berikut kami tampilkan alamat dan nomor telepon kantor-kantor pemerintah daerah Bulukumba, mulai dari Kantor Bupati Bulukumba, kantor kementerian,  kantor badan, kantor dinas, hingga asuransi kesehatan. (Foto: Asnawin)




----------------------------------------------

Alamat dan Nomor Telepon Kantor-kantor Pemerintah Daerah Bulukumba (Regional Government Office) http://www.visitbulukumba.com/2010/06/regional-government-office.html
KANTOR BUPATI BULUKUMBA Jl. Jend. Sudirman No.1 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-81004
KEMENTERIAN AGAMA Jl. Kenari No. 13 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-
MADRASAH ALIYAH NEGERI Jl. Matahari No. 21 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-81118
DINAS SOSIAL DAN TENAGA KERJA Jl. R. A. Kartini Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-
DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN Jl. Teratai No. 13 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-81228
DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR Jl. Muchtar Lutfi No. 7 Bulukumba 921…