Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari Juli, 2010

Gaya Berkomunikasi di Tengah Konflik

Gaya berkomunikasi orang-orang hebat yang tengah terlibat dalam konflik biasanya dilakukan dengan menggunakan simbol atau bahasa non-verbal. Di depan publik, mereka biasanya kelihatan mesra, berjabat-tangan, berpelukan, bahkan tak jarang melakukan aksi cipika-cipiki alias cium pipi kanan-cium pipi kiri. Setelah itu atau di balik layar, mereka kerap berkomunikasi dengan cara menunjukkan kehebatan masing-masing.

Rp 150 Miliar Tabungan Warga Bulukumba di BRI

Rp 150 Miliar Tabungan Warga Bulukumba di BRI

Senin, 26 Juli 2010
Harian Timur, Makassar
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/120111/Rp_150_Miliar_Tabungan_Warga_Bulukumba_di_BRI

BULUKUMBA, TRIBUN - Tabungan warga Kabupaten Bulukumba di Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus meningkat. Tahun ini mencapai Rp 150 miliar.

Hal itu dikemukakan Kepala Cabang BRI Bulukumba, Feri Sudiarto, pada Pesta Rakyat Simpedes yang diselenggarakan BRI di Lapangan Pemuda, Sabtu (23/7).

Pesta Rakyat Simpedes di Bulukumba berlangsung dua hari, 24-25 Juli. Panitia menghadirkan artis Ika KDI dan sejumlah kegiatan lainnya.

"Pertumbuhan tabungan nasabah sangat menggembirakan. Hingga Juni tahun ini mencapai Rp 150 miliar. Ini jauh meningkat dari tahun sebelumnya," kata Feri.

Sementara Bupati Bulukumba, A Sukri Sappewali, meminta pihak perbankan lebih meningkatkan peranannya dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi dan menjadi mitra bagi semua warga.

"BRI dan lembaga perbankan lainnya agar mampu l…

Hujan 7 Jam, Puluhan Rumah Terendam Banjir di Bulukumba

Hujan 7 Jam, Puluhan Rumah Terendam Banjir di Bulukumba

Minggu, 25 Juli 2010 | 17:25 WIB

http://www.tempointeraktif.com/hg/makassar/2010/07/25/brk,20100725-266139,id.html

TEMPO Interaktif, Makassar - Hujan deras mengguyur Kabupaten Bulukumba sepanjang pagi tadi membuat terjadinya genangan air setinggi tiga meter. Di Jalan Patuppi Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, puluhan rumah terendam banjir.
Karena banjir, sekitar 80 kepala keluarga mengungsi ke rumah keluarganya menggunakan rakit. Sejumlah warga pembuat batu bata juga libur karena tempat pembakarannya terendam air.

Rapiuddin, salah seorang warga mengatakan, peristiwa seperti ini pernah terjadi pada 200. Uskar, warga lainnya, mengatakan air sulit mengalir ke sungai dan laut karena saluran air tidak ada.

Dia mengaku pihak pemerintah sudah mengetahui jika kampungnya terendam air namun belum ada penanganan yang dilakukan. Sejak air menggenang, katanya, belum ada bantuan dari pemerintah.

Kepala Badan Perencanaan…

Antara Adat dan Modernitas: Politik Masyarakat Kajang (bagian 2 dari 2 tulisan)

Antara Adat dan Modernitas: Politik Masyarakat Kajang (bagian 2 dari 2 tulisan - habis)

Saturday, 21 March 2009


Oleh Ilham Hamudy
(Peneliti Litbang Departemen Dalam Negeri)

Pengantar redaksi: tulisan ini adalah sebagian catatan dari penelitian etnografis yang dilakukan penulis selama hampir tiga bulan di tengah masyarakat Kajang, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan. Tulisan ini dimuat berseri dalam dua bagian.

Saya berusaha mencerap pelbagai informasi di luar Tana Toa, tidak jarang saya menginap di Desa Pattiroang atau di Desa Tambangan untuk sekadar berkenalan dan mencari informan yang saya anggap mengetahui persoalan tersebut.

Perkenalan saya dengan Pak Desa Sapanang dan Pak Desa Pattiroang di Desa Pattiroang, memberikan nafas segar dalam penelitian saya, yang sempat mandeg karena tidak mendapatkan informasi yang berarti di Tana Toa. Pada satu malam yang dingin di kediaman Pak Desa Pattiroang, Pak Desa Sapanang bercerita dengan gamblang.

Berikut penuturannya:

***

''…

Antara Adat dan Modernitas: Politik Masyarakat Kajang (bagian 1 dari 2 tulisan)

Antara Adat dan Modernitas: Politik Masyarakat Kajang (bagian 1 dari 2 tulisan)

Tuesday, 17 March 2009

Oleh Ilham Hamudy
(Peneliti Litbang Departemen Dalam Negeri)

Pengantar redaksi: tulisan ini adalah sebagian catatan dari penelitian etnografis yang dilakukan penulis selama hampir tiga bulan di tengah masyarakat Kajang, Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan. Tulisan ini dimuat berseri dalam dua bagian.


Suatu hari di bulan Mei 2004, sebuah pertemuan besar digelar di tanah adat komunitas Kajang, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan. Pertemuan itu dihadiri oleh Muspida Bulukumba dan seluruh pemangku adat komunitas Kajang.

Komunitas Kajang adalah salah satu komunitas adat di Sulawesi Selatan. Komunitas ini memiliki panduan hidup dalam bentuk tuturan lisan yang disebut ''pasanga ri Kajang'' (pesan-pesan suci dari Kajang) yang sudah dilestarikan dari generasi ke generasi.

Sebagai pemimpinan adat, ditunjuk seorang pimpinan yang disebut Ammatoa (pemimpin tertua), lal…

Sebuah Pesan Lestari dari ''Negeri Ammatoa''

Sebuah Pesan Lestari dari ''Negeri Ammatoa''

Kelestarian hutan di Kajang Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan tak lepas dari payung hukum adat yang selama ini dihormati dan dijunjung tinggi masyarakat adat Kajang yakni, PASANG. Bagaimana masyarakat adat kajang mengimplementasi ajaran Pasang kaitanya dengan pelestarian lingkungan hidup?

Secara harfiah kalau diartikan, Pasang berarti ”pesan” tapi kalau di kalangan masyarakat adat Kajang, Pasang mengandung makna yang lebih dari sekadar sebuah pesan. Eksistensi Pasang sifatnya menjadi sebuah keharusan dan kewajiban untuk dilaksanakan menjadikan posisinya sama halnya dengan nilai wahyu dan atau sunnah yang dikenal dalam ajaran agama-agama samawi.

Hal yang membuktikan bahwa setiap orang yang melakukan pelanggaran terhadap Pasang langsung mendapatkan sanksi yang berlaku selama masih hidup di dunia dan juga akan didapatkan di akhirat nantinya. Masyarakat Kajang dalam mengelola sumber daya hutan tidak terlepas dari kepercayaan…

Wafat, Pengganti Ammatoa Dipilih Tiga Tahun Lagi

keterangan gambar: BERDUKA. Masyarakat adat Tanah Toa Kecamatan Kajang Bulukumba berduka setelah Ammatoa Puto Bekkong wafat Kamis dinihari Wita. (FOTO SYAMSU RIZAL/FAJAR)

Harian Fajar, Makassar
Jumat, 23 Juli 2010
http://metronews.fajar.co.id/read/99398/10/wafat-pengganti-ammatoa-dipilih-tiga-tahun-lagi

Wafat, Pengganti Ammatoa Dipilih Tiga Tahun Lagi

MASYARAKAT adat Ammatoa di Dusun Benteng, Desa Tanah Toa, Kecamatan Kajang, Bulukumba berduka. Pemimpin adat mereka, Ammatoa Puto Bekkong, mengembuskan napas terakhir di rumahnya yang sederhana, pukul 03.00 Kamis 22 Juli.

Puto Bekkong meninggalkan sepuluh anak dari dua istrinya. Istri pertamanya, Jamonro, telah meninggal beberapa waktu lalu. Sementara istri keduanya, Rampe, masih hidup.

Puto Bekkong wafat dalam usia lebih satu abad, 110 tahun, setelah sakit selama beberapa bulan terakhir. Prosesi pemakaman Puto Bekkong dilakukan secara Islam dengan ritual adat yang sangat kental.

Saat penulis mendatangi kawasan adat Ammatoa Kajang, pukul 13.00 W…

Perusahaan AS Jajaki Pembangunan PLTG di Bulukumba

Harian Fajar, Makassar
Jumat, 23 Juli 2010
Dikutip dari http://lokalnews.fajar.co.id/read/99375/123/perusahaan-as-jajaki-pembangunan-pltg-di-bulukumba, pada Ahad, 25 Juli 2010

Perusahaan AS Jajaki Pembangunan PLTG di Bulukumba

BULUKUMBA -- Sebuah perusahaan dari Amerika Serikat (AS), Clean Renewable Energy, menjajaki kerja sama investasi pembangkit listrik tenaga gas (PLTG). Hal ini terungkap saat perwakilan perusahaan tersebut, John W Clark berkunjung ke Bulukumba, Kamis 22 Juli.

Pada pertemuan ini dibicarakan rencana kerja sama dalam investasi pembangkit listrik tenaga gas yang dihasilkan dari pengolahan limbah kulit padi (sekam) dan sisa olahan kayu.

Kedatangan Investor yang bergerak dalam bidang pengolahan biomass (Green energy) ini diterima Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali didampingi Kepala Bappeda, Burhanuddin Kadir. Hadir pula utusan manajemen PLN Bulukumba dan sejumlah pejabat lainnya.

Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali mengatakan, kerja sama ini bisa menjadi mitra dalam men…

Foto Facebooker, Deklarasi PUAS untuk Sappewali

Foto Facebooker, Deklarasi PUAS untuk Sappewali
Laporan: Andi S Nurhadi
dikutip dari:
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/119593/Foto-Facebooker-Deklarasi-Puas-untuk-Sappewali, pada Ahad, 25 Juli 2010
Jumat, 23 Juli 2010 | 17:48 WITA

BULUKUMBA, TRIBUN-TIMUR.COM - Pengguna Facebook dengan nama Andi S Nurhadi mengirim foto calon Bupati Bulukumba (Aspirasi) yakni AM Sukri Sappewali berpidato disaksikan A Puli Sultan Dg Raja, anak tokoh pejuang Bulukumba.

Pidato Sukri bertepatan deklarasi dukungan tim relawan PUAS (Andi Puli Sulthan & Andi Sumrah) kepada pasangan ASPIRASI untuk menghadapi putaran kedua pemilukada Kabupaten Bulukumba. Acara ini berlangsung di kediaman A Puli Sultan Dg Raja, Rabu (21/07/2010).(*)


[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]

Peta Satelit Bulukumba

PETA SATELIT BULUKUMBA. Mudah-mudahan peta satelit Bulukumba ini dapat membantu. Mohon maaf kalao belum pas / sesuai dengan keinginan para pembaca. Kalau ada link yg lebih pas, mohon di-copy di kolom komentar, trims... (Asnawin / pembuat dan pengelola blog Kabupaten Bulukumba)

Pilkada Putaran Kedua Saat Puasa

Zainuddin Hasan


Sukri Sappewali






Pilkada Putaran Kedua Saat Puasa

Harian Tribun Timur, Makassar
Selasa, 13 Juli 2010
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/117232/sitemap.html

Makassar, Tribun - Ketua Komisi PemilihanUmum (KPU) Sulsel Jayadi Nas menetapkan 23 Agustus mendatang sebagai sebagai hari pencoblosan putaran kedua di Bulukumba dan Luwu Utara (Lutra).

Jayadi menegaskan, tidak ada kampanye terbuka pada putaran kedua seperti layaknya putaran pertama.

Masing-masing pasangan calon hanya diberikan kesempatan untuk melakukan penajaman visi misi pada 17-19 Agustus mendatang dalam bentuk kampanye tertutup (indoor) sebelum memasuki masa tenang selama tiga hari.

"Tidak ada lagi arak-arakan, konvoi, atau panggung orasi seperti pada putaran pertama, yang ada adalah penajaman visi misi calon," kata Jayadi usai melakukan rapat koordinasi dengan KPU Bulukumba dan Lutra, Senin (12/7)

Ketua KPU Lutra Amiruddin Kapeng kembali mengingatkan kepada petugas PPK dan PPS untuk tidak coba-coba melaku…

Pilkada di Bulan Puasa, KPU Diprotes

Pilkada di Bulan Puasa, KPU Diprotes
- Partisipasi bisa rendah karena warga sedang berpuasa

Senin, 12 Juli 2010, 19:57 WIB
Arfi Bambani Amri
http://politik.vivanews.com/news/read/164047-pilkada-di-bulan-puasa--kpu-diprotes

VIVAnews - Puluhan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Pemilihan Kepala Daerah Sulawesi Selatan berunjuk rasa di Kantor Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan. Mereka menolak pilkada putaran kedua di dua kabupaten digelar 23 Agustus 2010 karena bertepatan dengan bulan Ramadan.

Dua daerah yang bersiap menggelar pemilukada putaran kedua adalah Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Bulukumba. Pada putaran pertama yang digelar 23 Juli lalu, tidak satu pun pasangan di dua daerah tersebut mencapai suara 30 persen.

Menurut kordinator pengunjuk rasa, Akbar, penolakan pelaksanaan pemilukada di bulan Ramadan karena dikhawatirkan akan mencederai kemurnian bulan suci tersebut. Padahal masyarakat muslim menginginkan adanya kekhusukan dan kenyamanan selama menjalankan …

Bulukumba Gelar Festival Phinisi 2010

Gambar perahu phinisi khas Makassar dalam lukisan cadas di Australia menunjukkan interaksi Suku Abvorigin dengan pelayar Bugis atau Makasan sudah lama berlangsung. Pemerintah Kabupaten Bulukumba akan menggelar Festival Phinisi 2010. Kegiatan pariwisata skala nasional itu dipusatkan di Tanjung Bira Bulukumba, 5-9 Oktober 2010.
(foto: Rick Stevens)

Syamsi Ali Harumkan Nama Bulukumba di Amerika Serikat

Nama Bulukumba tidak asing lagi bagi sebagian warga kota metropolitan New York, Amerika Serikat, karena Imam Masjid Islamic Center of New York (masjid terbesar di New York) sekaligus Ketua Masyarakat Muslim New York itu adalah pria asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, Indonesia.Namanya Muhammad Syamsi Ali.

Informasi Publik Harus Dibuka

Di era keterbukaan informasi dan kebebasan pers dewasa ini, semua informasi seolah-olah bebas dibuka dan disampaikan kepada publik, termasuk rekening pribadi pejabat publik dan video koleksi pribadi sepasang kekasih atau sepasang suami isteri.

Dicurigai Tidak Netral, Kantor Radar Bulukumba Didemo

Dicurigai Tidak Netral, Kantor Radar Bulukumba Didemo

Tempo Interaktif
Senin, 12 Juli 2010
http://www.tempointeraktif.com/hg/makassar/2010/07/12/brk,20100712-262731,id.html

TEMPO Interaktif, Makassar - Puluhan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Pengawas Demokrasi (AMPD) berunjukrasa di kantor harian Radar Bulukumba di Jalan Mukhtar Lutfi, siang tadi.

Massa menduga pimpinan media tersebut berpihak kepada salah satu pasangan calon peserta pemilu kepala daerah yang lolos putaran kedua, dan menilai pemberitaan di medianya tidak berimbang.

Beberapa menit melakukan orasi di depan kantor harian yang tergabung dalam gerup Fajar ini, massa diterima Pemimpin Redaksi Radar Bulukumba Syamsul Bakir, dan radaktur Khaeruddin. Safir, salah seorang pengunjuk rasa menyatakan bahwa media seharusnya tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon.

"Koran Radar Bulukumba pemberitaannya tidak berimbang dan tendensius. Dukungannya mengarah pada salah satu calon kepala daerah, sehingga peny…

Poros Tanjung Bira-Kota Bulukumba Rusak

Poros Tanjung Bira-Kota Bulukumba Rusak

Harian Tribun Timur, Makassar
Selasa, 6 Juli 2010
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/115812/Poros_Tanjung_Bira-Kota_Bulukumba_Rusak

Bulukumba, Tribun - Jalan poros yang menghubungkan Tanjung Bira dengan Kota Bulukumba mulai rusak. Penyebabnya diduga karena seringnya dilalui alat berat dan guyuran hujan deras. Kondisi ini sering dikeluhkan warga.

Material jalan poros yang juga dilalui oleh warga Kabupaten Selayar ini mulai terangkat. Akibatnya, pengguna jalan, khususnya pengendara motor dan mobil, harus memperlambat laju kendaraannya.

Kerusakan itu antara lain terlihat di perbatasan antara Kecamatan Ujung Loe dengan Bonto Bahari hingga melewati ibu kota kecamatan tersebut.

"Kondisi seperti ini telah berlangsung sejak awal Januari hingga saat ini dan rawan kecelakaan lalu lintas," kata Fadli, warga Tana Beru, Kecamatan Bonto Bahari, Minggu (4/7).

Fadli berharap, pemerintah dapat menganggarkan dana untuk perbaikan jalan tersebut. Apalagi …

Ketua Umum PB KKMB Bulukumba Diberhentikan

Ketua Umum PB KKMB Bulukumba Diberhentikan
- Curiga Kenapa Ada Dua Lokasi Mubes

Harian Tribun Timur, Makassar
Senin, 12 Juli 2010
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/117045/Ketua-Umum-PB-KKMB-Bulukumba-Diberhentikan

Bulukumba, Tribun - Ketua Umum Pengurus Besar Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (PB-KKMB), Radianto, diberhentikan oleh sejumlah pengurus lembaga itu.

Alasan pemberhentiannya antara lain, dianggap melanggar ketentuan organisasi, tidak loyal, dan tidak menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) PB-KKMB yang berlangsung di Kawasan Wisata Benteng Somba Opu, Makassar, Sabtu (10/7).

"Dia diberhentikan, karena pengurus menganggap terlalu banyak pelanggarannya," kata Kaspul Bj, Ketua Komisiariat KKMB UNM (Kaspul BJ), Minggu (11/7).

Pelanggaran yang dianggap paling fatal adalah tidak menghadiri mubes dan tidak memandatkan kepada salah seorang pengurus untuk menyampaikan laporan pertanggung jawaban (LPJ).

Selain itu, beberapa pengurus bergantian mengundurkan diri. Termasuk Sek…

Kades Belajar Pengelolaan ADD

Kades Belajar Pengelolaan ADD

Citizen Reporter
Ardiansyah
Staf Humas Pemkab Bulukumba
Melaporkan dari Bulukumba

Harian Tribun Timur, Makassar
Jumat, 9 Juli 2010
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/116460/Bulukumba-Usul-1.000-Jeneponto-2.000

Sebanyak 207 pegawai kecamatan, aparat desa, dan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se-Kabupaten Bulukumba mengikuti sosialisasi alokasi dana desa (ADD) selama dua hari, 8-9 Juli. Kegiatan ini berlangsung di Gedung STAI Al-Gazali Bulukumba.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Pemkab Bulukumba A Munthasir menyebutkan sosialisasi terdiri atas camat, kepala desa, dan ketua BPD se-Kabupaten Bulukumba.

Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali mengharapkan, dengan mengikuti kegiatan tersebut peserta dapat mengetahui mekanisme pengelolaan ADD sesuai dengan peraturan bupati tentang petunjuk teknis pengelolaan ADD dan keputusan bupati tentang penetapan besaran ADD tahun anggaran 2010.

"Peserta wajib mengikuti sosialisasi ini karena terkait den…

Bulukumba Usul 1.000, Jeneponto 2.000

Bulukumba Usul 1.000, Jeneponto 2.000
- Untuk Penerimaan CPNS 2010

Harian Tribun Timur, Makassar
Jumat, 9 Juli 2010
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/116460/Bulukumba-Usul-1.000-Jeneponto-2.000

BULUKUMBA, TRIBUN - Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Bulukumba mengusulkan sekitar 1.000 CPNS untuk penerimaan tahun ini ke Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara (Meneg-PAN).

Dari usulan itu, jumlah terbanyak adalah guru berbagai tingkatan mulai Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Sedangkan untuk formasi kesehatan, yang paling banyak diusulkan tenaga perawat, bidan, dan tenaga medis lainnya.

"Kami baru usulkan formasi ke MenegPAN sekitar 1.000-an orang dan belum ada informasi," kata Ketua BKDD Bulukumba, A Hartatiah, Kamis (8/7).

Ia menjelaskan, formasi yang paling banyak diusulkan oleh Bulukumba adalah tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan. Disebutkan, tenaga tersebut sangat dibutuhkan.
Ia belum tahu kapan pendaftaran. Tapi berdasarkan …

Suku Bugis

Suku Bugis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
-http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Bugis

Bugis merupakan kelompok etnik dengan wilayah asal Sulawesi Selatan. Penciri utama kelompok etnik ini adalah bahasa dan adat-istiadat, sehingga pendatang Melayu dan Minangkabau yang merantau ke Sulawesi sejak abad ke-15 sebagai tenaga administrasi dan pedagang di Kerajaan Gowa dan telah terakulturasi, juga dikategorikan sebagai orang Bugis.

Berdasarkan sensus penduduk Indonesia tahun 2000, populasi orang Bugis sebanyak sekitar enam juta jiwa. Kini orang-orang Bugis menyebar pula di berbagai provinsi Indonesia, seperti Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Papua, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Orang Bugis juga banyak yang merantau ke mancanegara.

- Sejarah

Awal Mula

Bugis adalah suku yang tergolong ke dalam suku-suku Deutero Melayu. Masuk ke Nusantara setelah gelombang migrasi pertama dari daratan Asia tepatnya Yunan.

Kata "Bugis" berasal dari kata To Ugi, yang berarti ora…