Senin, 04 April 2011
Ketua KUD Berkat Bulukumba Calon Ketua PKB Jeneponto
PKB Jeneponto akan melaksanakan Muscablub untuk memilih pengurus dan Ketua DPC PKB Kabupaten Jeneponto periode 2011-2016. Empat kandidat ketua disebut-sebut bakal maju, yakni Ketua Umum PKB Jeneponto H Natsir Awing, Ketua Koperasi Berkat Bulukumba Ir Andi Makkasau, Sekretaris PKB Jeneponto Andi Muh Anwar, dan Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Drs Andi Mappatunru SH.
------------------
Ketua KUD Berkat Bulukumba Calon Ketua PKB Jeneponto
- Sudah Empat Kandidat, Mappatunru Yakin Menang
Harian Ujungpandang Ekspres
Senin, 04-04-2011
http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=64295
JENEPONTO, UPEKS--Musyawarah Cabang Luar biasa (Muscablub) II, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jeneponto, akan dilaksanakan, Selasa, 5 April 2011. Berbagai atribut partai seperti bendera dan baliho, sudah terpasang dan menghiasi beberapa tempat strategis di Kota Jeneponto.
Ketua Panitia Pelaksana Muscablub PKB Jeneponto, Andi Muh. Anwar SSos, mengatakan saat ini kepengurusan PKB Jeneponto telah dibekukan. Hal ini berdasarkan SK Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, yang mencabut dan mengesahkan susunan pengurus sementara atau tim caretaker DPC PKB Kabupaten Jeneponto.
DPP menetapkan, caretaker ketua adalah Syamsuddin Hamid dan Sekretaris Andi Muh Anwar. Di samping itu, PKB juga menganut sistem penyeragaman kepengurusan mulai tahun 2011.
"Sebenarnya kepengurusan nanti akan berakhir tahun depan. Tetapi karena adanya pertimbangan untuk konsolidasi dan verifikasi partai, apalagi kepengurusan sebelumnya sangat vakum. Sehingga diperlukan musyawarah luar biasa," jelas Anwar yang dalam Muscablub ini juga ikut mencalonkan diri.
Muscablub PKB kali ini, akan memilih pengurus dan Ketua DPC PKB Kabupaten Jeneponto periode 2011-2016. Setidaknya, saat ini sudah bermunculan empat calon, yakni Ketua Umum PKB Jeneponto H Natsir Awing, Ketua Koperasi Berkat Bulukumba Ir Andi Makkasau, Sekretaris PKB Jeneponto Andi Muh Anwar dan Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Drs Andi Mappatunru SH.
Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Andi Mappatunru, yang dikonfirmasi Upeks, Minggu (3/4), menyatakan kesiapan pencalonannya sebagai ketua umum PKB Jeneponto dalam muscablub yang akan dilaksanakan besok. Dia merasa yakin dan optimis dalam menang dalam muscablub PKB Jeneponto.
Bankir yang banting setir ke dunia politik ini mengatakan, saat ini dukungan sembilan kecamatan atau pengurus anak cabang sudah dikantonginya.
"Komunikasi politik dengan intens sudah saya lakukan dan sudah menyatakan dukungannya. Insya Allah, dengan dukungan dari teman-teman di kecamatan, saya yakin kemenangan ada di tangan," ujar Ketua DDI Jeneponto yang baru dilantik ini.
Sementara Ketua PKB Jeneponto, H Natsir Awing yang pengurusannya telah dibekukan, juga menyatakan kesiapannya untuk mencalonkan kembali dalam muscablub PKB Jeneponto, yang akan digelar di Gedung Sipitangarri Bontosunggu, dan akan dihadiri Korwil Indonesia Timur DPP PKB Andi Muawiah Ramli dan Ketua DPW PKB Sulsel Abu Djaropi beserta rombongan.
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
Minggu, 03 April 2011
Pelayanan di RSUD Bulukumba Masih Lumpuh
Aksi mogok kerja tenaga dokter dan perawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba, masih berlanjut hingga Minggu (3/4) kemarin. Petugas medis di RSU milik Pemkab Bulukumba, belum terlihat memberikan pelayanan kesehatan, terutama pelayanan kepada pasien baru masuk. (Foto: Asnawin)
--------------
Pelayanan di RSUD Bulukumba Masih Lumpuh
- Dokter dan Perawat Mogok Sejak Jumat
Harian Ujungpandang Ekspres
Senin, 04-04-2011
http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=64282&jenis=Fokus
BULUKUMBA, UPEKS--Aksi mogok kerja tenaga dokter dan perawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba, masih berlanjut hingga Minggu (3/4) kemarin. Petugas medis di RSU milik Pemkab Bulukumba, belum terlihat memberikan pelayanan kesehatan, terutama pelayanan kepada pasien baru masuk.
Perawat di RSU Bulukumba, mengaku menolak memberikan pelayanan kesehatan sebagai buntut aksi mogok kerja yang dilakukan sejak Jumat (1/4) pekan lalu.
"Pasien baru kami arahkan berobat ke Banteng hingga ada kejelasan dari Pemkab soal jasa pelayanan yang belum dibayar," kata salah seorang perawat kepada Upeks yang menolak ditulis namannya.
Jumat pekan lalu, dokter dan perawat mulai melakukan aksi mogok kerja karena uang jasa sejak tahun 2009-2010 dan 2011hingga saat ini belum dibayarkan pihak manajemen RSU Bulukumba. Total dana yang harus dibayarkan mencapai lebih dari Rp 4 miliar.
Pantauan Upeks minggu kemarin, hampir ada dokter dan tenaga perawat yang terlihat memberikan pelayanan ksehatan kepada pasien baru. Namun pelayanan kesehatan hanya diberikan kepada pasien yang sudah masuk sebelum aksi mogok dilakukan.
"Kita tetap melayani pasien yang sudah masuk sebelumnya," kata perawat tadi.
Hingga saat ini, belum ada keterangan dari Pemkab Bulukumba terkait dengan dengan tuntutan jasa pelayanan kesehatan 2009 dan 2010 yang belum dibayar. Namum terkait dengan jasa pelayanan kesehatan tahun 2011 akan dibayar dalam waktu dekat ini.
"Yang jelas saat ini, kebijakan yang akan diambil adalah membayar jasa medis Januari-Maret 2011 hari Senin 4 Aparil ini," kata Muhammad Daud Kahal, Kepala Bagian Humas dan Protokol Bulukumba melalui pesan singkat yang dikirim kepada Upeks, Minggu (3/4) kemarin.
Sebelumnya, Wakil Bupati Bulukumba H Syamsuddin menjanjikan akan segera membayar jasa medis periode Januari-Maret 2001. ()
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
Sumbangan Masjid Agung Bulukumba Baru 187 Juta
MAULID. Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan memberikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Bulukumba, di halaman rumah jabatan bupati, Minggu, 3 April 2011. (Foto: Humas Pemkab Bulukumba)
--------------------
Sumbangan Masjid Agung Bulukumba Baru 187 Juta
Radio Cempaka Asri, Bulukumba
Senin, 04 April 2011
http://www.rca-fm.com/2011/04/sumbangan-masjid-agung-baru-187-juta.html
Bulukumba, RCAnews - Sejak Panitia Pembangunan Masjid Agung membuka rekening bagi para penyumbang di Bank BRI, jumlah sumbangan yang masuk baru 187 juta rupiah. Nominal ini tidak sebanding dengan biaya yang telah dipakai dalam pembangunan masjid tersebut sebesar 5 milyar lebih.
Hal ini diungkapkan oleh Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan dalam sambutannya pada Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Bulukumba, di halaman rumah jabatan bupati, Minggu, 3 April 2011.
Menurut Zainuddin Hasan, nilai uang tersebut juga tidak akan bernilai kalau tidak disertai dengan niat yang ikhlas, olehnya itu dirinya mengharapkan para dermawan yang ingin menyumbang benar-benar ikhlas karena Allah SWT bukan karena ada kepentingan tertentu.
“Jadi tidak perlu menyampaikan terlebih dahulu kepada saya kalau ingin menyumbang, langsung saja masukkan sumbangan tersebut ke rekening panitia yang telah disiapkan” pinta Zainuddin.
Keterangan gambar: Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan, mengangkat dan memperlihatkan buku yang diterima dari Penerbit Erlangga dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Halaman rumah jabatan Bupati Bulukumba, Minggu, 3 April 2011. (foto: Humas Pemkab Bulukumba)
Mengenai progres pembangunan masjid tersebut, Beliau mengemukakan bahwa saat ini terus digenjot pengerjaannya dan akan mengusahakan masjid tersebut dapat dipergunakan untuk shalat Idul Fitri tahun 2011 ini, pernyataan ini pun langsung diaplaus dari para hadirin anggota IPHI se-kabupaten Bulukumba.
Terkait dengan pelaksanaan Crash Program Keagamaan, Zainuddin mengharapkan agar item-item tersebut jangan hanya dipajang dan dibaca, namun betul-betul dapat diimplementasikan dalam diri masing-masing. Beliau juga menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan antara pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan, dimana sikap awal yang harus dilakukan adalah saling memaafkan dan tidak ada iri dan dengki antar sesama.
Pembawa hikmah maulid kali ini adalah Ustadz H Hasbi Sayapdi yang juga salah seorang hakim di Pengadilan Agama Sulbar, dalam ceramah maulidnya beliau mengatakan bahwa kesempurnaan kebaikan Rasulullah tidak mampu dicatat semuanya walaupun menghabiskan air laut dan pepohonan dimuka bumi ini sebagai alat tulis, ini sesuai janji Allah SWT dalam ayat Alquran bahwa sungguh dalam diri Rasulullah terdapat suri tauladan yang baik.
Perjuangan Rasulullah dalam menegakkan ajaran Islam tidak ada bandingannya. Segala upaya dan godaaan, kata Hasbi dalam menggoda Rasulullah telah dikerahkan semuanya oleh musuh Islam terutama dari kalangan keluarganya sendiri yang dikenal dengan godaan tiga “Ta”, yaitu Tahta, Wanita dan Harta, namun Rasulullah sedikitpun tak bergeming. Olehnya itu Hasbi pun berharap kepada semua hadirin, terutama kepada Bupati Zainuddin Hasan itu tidak gentar pada apapun, sepanjang yang akan dilakukan adalah hal baik yang disertai dengan niat yang baik pula.
Pada kesempatan ini pula, Penerbit Erlangga menyumbangkan Buku Dari Makkah ke Madinah kepada Bupati Bulukumba. (rca/ry)
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
Rampung, Pengecoran Lantai 2 Islamic Center Bulukumba
MENINJAU. Bupati Bulukumba yang juga pembina dalam kepanitiaan pembangunan Islamic Center bersama panitia, wakil ketua DPRD Edy Manaf dan Husbiannas Alsi bersama sejumlah angggota DPRD melakukan peninjauan langsung dan menyaksikan hasil pengecoran lantai 2 yang menghabiskan anggaran milyaran rupiah tersebut. (Humas Pemkab Bulukumba)
------------------------
Rampung, Pengecoran Lantai 2 Islamic Center Bulukumba
Radio Cempaka Asri, Bulukumba
Jumat, 01 April 2011
http://www.rca-fm.com/2011/04/pengecoran-lantai-2-islamic-center.html
Bulukumba, RCAnews - Proses kelanjutan pembangunan Islamic Center Bulukumba saat ini mengalami perkembangan yang cukup berarti. Hal ini terlihat dari selesainya pengecoran lantai 2 yang dilakukan pekan lalu. Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan mengaku sangat puas dan gembira melihat perkembangan pembangunan fasilitas ibadah milik masyarakat Bulukumba tersebut.
Bupati Bulukumba yang juga pembina dalam kepanitiaan pembangunan Islamic Center bersama panitia, wakil ketua DPRD Edy Manaf dan Husbiannas Alsi bersama sejumlah angggota DPRD melakukan peninjauan langsung dan menyaksikan hasil pengecoran lantai 2 yang menghabiskan anggaran milyaran rupiah tersebut.
"Saya sangat puas dan gembira melihat perkembangan pembangunan Islamic Center ini" ujar Zainuddin.
Bupati Bulukumba sangat optimis pembangunan Islamic Center akan dapat berjalan terus, meski pelan tapi pasti, oleh karena menurutnya sudah menjadi niatnya untuk mempersembahkan sesuatu yang sangat berarti bagi masyarakat Bulukumba.
Ia meminta Ketua Panitia, Andi Mahrus untuk secepatnya merancang desain landscap Islamic Center, sehingga bisa diketahui secara menyeluruh tidak hanya bangunannya tapi juga penataan halamannya.
Menyinggung dana pembangunan, Wakil Ketua DPRD Edy Manaf menyarankan agar bisa diusulkan ke APBD tahun 2012.
"Saya kira ini bisa diusulkan ke APBD," ujarnya.
Menanggapi usulan Edy, Bupati berujar jika saat ini belum jadi prioritas. "Nanti kita lihat perkembangannya, tapi untuk saat ini biarlah saya upayakan dulu tanpa menggunakan APBD,"katanya menjawab usulan Edy. (rca/ry)
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
Jangan Subjektif Menilai Bupati Bulukumba
BUPATI BULUKUMBA. Kabag Humas mengatakan, perhatian Pemkab terhadap da'i cilik Izza Musyarrifah Bahar, jangan dilihat dalam konteks saat ini saja, karena apa yang diraih Izza tidak terlepas dari kontribusi Pemkab yang telah memberi ruang, sehingga Izza bisa mengikuti pemilihan atau audisi da'i cilik di Lativi tahun 2006 lalu.
-------------------
Humas Pemkab Bulukumba:
Jangan Subyektif Menilai Bupati Bulukumba
Jumat, 01 April 2011
http://www.rca-fm.com/2011/04/humas-pemkab-bulukumba-jangan-subyektif.html
Bulukumba, RCAnews - Kepala Bagian Humas dan Protokol Daud Kahal menganggap pemberitaan Kantor Berita Antara yang merilis berita berjudul ''Bupati Bulukumba Dinilai Tidak Peka Sosial'' sebagai berita yang subjektif dan cenderung tidak memahami persoalan sebenarnya, terkait da'i cilik Izza Musyarrifah Bahar.
Kabag Humas mengatakan, perhatian Pemkab terhadap da'i cilik tersebut jangan dilihat dalam konteks saat ini saja, tapi semua pihak semestinya memahami jika apa yang diraih Izza tidak terlepas dari kontribusi Pemkab yang telah memberi ruang, sehingga Izza mengikuti Pemilihan atau audisi da'i cilik yang dilaksanakan Stasiun Televisi Lativi yang bekerjasama dengan Pemkab Bulukumba tahun 2006 lalu.
"Pemkab telah mengalokasikan anggaran pelaksanaan Audisi Da'i Cilik di Bulukumba saat itu, sehingga Izza bisa terorbit. Jadi jangan dilihat seolah-oleh perhatian Pemkab tidak ada untuk itu. Kami tahu itu karena kami yang memberi kesempatan dan membantu fasilitas maupun pembiayaan pelaksanaan audisi pihak Lativi saat itu di Bulukumba," ujar Kabag Humas.
Daud Kahal menegaskan, kalau hal itu dikait-kaitkan dengan Bupati saat ini, itupun keliru karena justru bupati saat ini sangat peka sosial. Buktinya Bupati dalam hal ini Zainuddin Hasan secara pribadi banyak memberikan bantuan kepada berbagai kalangan, apakah itu modal usaha bagi pengusaha kecil, organisasi, masjid maupun kegiatan sosial lainnya, yang sudah bernilai milyaran rupiah.
"Saya kira terkait Izza, hanya butuh komunikasi saja dengan bupati sehingga apa yang diinginkan bisa diakomodir, jangan justru dieksploitasi sehingga mendiskreditkan bupati," tandas Daud Kahal. (rca/ik)
[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/.]
Langganan:
Postingan (Atom)





