-----
Ahad, 10 April
2011
Muhammad Said: Pulang Kampung
untuk Mendidik Generasi Muda
Semangat yang ada dalam diri Muhammad Said untuk membangun dan membesarkan SDN 87 Buttakeke tidak terlepas dari darah yang mengalir di dalam tubuhnya. Ya, Said memang lahir dan besar di Kampung Buttakeke, Desa Anrang, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba.
Ayah dua anak ini lahir di
Buttakeke, Bulukumba pada 19 Oktober 1965. Ia alumni SDN 87 Buttakeke.
“Saya putra asli Kampung Buttakeke,
Desa Bontobangun, Kecamatan Rilau Ale. Sebelum pemekaran, Desa Bontobangun ini
dulu masih bagian dari Kecamatan Bulukumpa,” jelas Said, kepada penulis, di
Makassar, Sabtu, 9 April 2011.
Setelah menamatkan pendidikannya
pada Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Bulukumba pada 1985, ia hanya menganggur
satu tahun sebelum terangkat menjadi guru Pegawai Negeri Sipil di SD 88
Batukaropa, Kecamatan Rilau Ale.
Tahun 2002, Said terangkat menjadi
Kepala Sekolah di SD Negeri 276, Desa Anrang, Kecamatan Rilau Ale. Hanya tiga
tahun di sekolah itu, ia kemudian dipindahkan ke SDN 87 Buttakeke, Desa
Bontobangun.
“'Jadi saya sudah enam tahun
menjabat kepala sekolah di sini,” ungkap Said.
Selama jadi guru, ia telah
mengikuti berbagai pelatihan dan pendidikan tambahan, antara lain pendidikan
Akta Kekepalasekolahan selama enam bulan di Universitas Negeri Makassar (2003),
serta pelatihan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah di Makassar (2008).
Selain mengikuti pendidikan
tambahan dan berbagai pelatihan, Said juga melanjutkan pendidikan formalnya ke
jenjang sarjana (S1) dan magister (S2).
Ia menyelesaikan pendidikan
sarjananya dengan mengambil program studi Ilmu Pendidikan di STKIP Muhammadiyah
Bulukumba (2001) dan kini tengah kuliah pada Program Pascasarjana Universitas
Indonesia Timur (UIT) Makassar dengan mengambil program studi Manajemen,
konsentrasi Manajemen Pendidikan.
“'Tambahan pengetahuan dan
peningkatan kualifikasi pendidikan itu sangat penting bagi seorang guru, tetapi
yang tak kalah pentingnya bagaimana menerapkan ilmu yang diperoleh untuk
mendidik generasi muda, khususnya di kampung kelahiran kita sendiri,” tandas
Said. (asnawin)

2 komentar:
alhamdulillah ayah saya telah mnyelesaikan program S2 dngan IP 3,77 juli lalu
salam untuk ayah ta.... dia memang hebat... mdh2an anaknya nanti lebih hebat...
Posting Komentar