Langsung ke konten utama

Sekwan DPRD Bulukumba Pernah Usulkan Pin Imitasi


PIN EMAS. Pemeriksaan Andi Muttamar Mattotorang sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pin 40 anggota DPRD Bulukumba mengungkap fakta baru. Andi Muttamar mengaku pernah ditemui Sekretaris DPRD kala itu, Andi Cawa Miri untuk mengusulkan membuat pin imitasi. Alasan Sekwan, anggaran yang tersedia tidak cukup lantaran harga emas melambung. (Foto: Int)

--------------------

Sekwan DPRD Bulukumba Pernah Usulkan Pin Imitasi
- Kesaksian Muttamar pada Kejari


Harian Fajar, Makassar
Jumat, 13 Mei 2011 |
http://www.fajar.co.id/read-20110512185018-sekwan-pernah-usulkan-pin-imitasi

BULUKUMBA -- Pemeriksaan Andi Muttamar Mattotorang sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pin 40 anggota DPRD Bulukumba mengungkap fakta baru. Andi Muttamar mengaku pernah ditemui Sekretaris DPRD kala itu, Andi Cawa Miri untuk mengusulkan membuat pin imitasi. Alasan Sekwan, anggaran yang tersedia tidak cukup lantaran harga emas melambung.

Atas usulan ini, Andi Muttamar menyebutkan bahwa dirinya menolak usulan tersebut. Ia tetap memerintahkan Sekwan membuat pin sesuai dengan yang seharusnya dengan menyesuaikan anggaran yang tersedia.

Muttamar membantah menyetujui pengurangan bobot pin tetapi memerintahkan agar tetap dilanjutkan dan tidak boleh ada dana sisa dari hasil pembuatan pin ini. Hanya saja, dalam praktiknya, berdasarkan temuan Inspektorat Kabupaten, ada kekurangan bobot pin dari tujuh gram menjadi lima gram. Akibatnya, terjadi kerugian negara Rp 24 juta.

"Jadi saya tidak pernah mengetahui apakah akan dikurangi atau tidak. Saya hanya sekali berkomunikasi dengan sekwan saat itu dan yang ditanyakan adalah kemungkinan membuat pin imitasi," ujar Muttamar usai diperiksa Kejari, Kamis, 12 Mei.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bulukumba, Muhammad Ruslan Muin yang dikonfirmasi juga menyebut bahwa Muttamar hanya ditemui saat mengusulkan pin imitasi tersebut. Hanya saja, Ruslan menyebutkan bahwa keterangan Muttamar dengan keterangan Sekwan bersesuaian karena Sekwan juga mengaku tidak pernah meminta persetujuan untuk pengurangan bobot pin tersebut. Satu-satunya keterangan yang berbeda adalah soal siapa yang menelepon penjual emas untuk menanyakan harga saat itu.

"Menurut Sekwan saat itu, yang menelepon adalah Juharta setelah Muttamar memerintahkan mengecek harga emas. Cuma keterangan Juharta dan juga dikuatkan Muttamar bahwa bukan Juharta yang menelepon penjual emas," kata Ruslan. (arm)

[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan anda di blog: http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kecamatan, Kelurahan, Desa, dan Kode Pos di Kabupaten Bulukumba

BUNDARAN PHINISI. Kabupaten Bulukumba yang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, terdiri atas 10 kecamatan dan 126 desa/kelurahan. Berikut daftar nama-nama kecamatan, desa dan kelurahan, serta kode pos masing-masing desa/kelurahan di Kabupaten Bulukumba. (Foto: Asnawin)

-----------------------------

Kecamatan, Kelurahan, Desa, dan Kode Pos di Kabupaten Bulukumba

Berikut ini adalah daftar nama-nama Kecamatan, Kelurahan / Desa, dan nomor kode pos (postcode / zip code) pada masing-masing kelurahan / desa, di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, Republik Indonesia.

Kabupaten : Bulukumba


1. Kecamatan Bonto Bahari

- 1. Kelurahan/Desa Ara ----------------- (Kodepos : 92571)
- 2. Kelurahan/Desa Benjala ------------- (Kodepos : 92571)
- 3. Kelurahan/Desa Bira ----------------- (Kodepos : 92571)
- 4. Kelurahan/Desa Darubiah ------------ (Kodepos : 92571)
- 5. Kelurahan/Desa Lembanna ----------- (Kodepos : 92571)
- 6. Kelurahan/Desa Sapolohe ----------- (Kodepos : …

Kisah Ikan Duyung di Bulukumba

IKAN DUYUNG. Jumaning (60), membersihkan tubuh ikan duyung yang ditemuinya di tepi pantai saat mencuci bentang (tali rumput laut) di pesisir pantai di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa, 19 April 2011. Banyak warga yang berkunjung ke rumah Jumaning karena penasaran ingin melihat ikan duyung tersebut. (Foto: Kompas/k23-11)

--------------------------


Kisah Ikan Duyung di Bulukumba
Meski Dibacok, Ikan Duyung Tetap Hidup

Harian Kompas (Kompas.com)
K23-11 | yuli |
Rabu, 20 April 2011
http://regional.kompas.com/read/2011/04/20/04143456/Meski.Dibacok.Ikan.Duyung.Tetap.Hidup

BULUKUMBA, KOMPAS.com — Warga pesisir di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, digemparkan dengan seekor ikan duyung yang tiba-tiba muncul, Selasa (19/4/2011). Para nelayan pun kemudian berniat memotong ikan tersebut untuk mengambil dagingnya.

Namun, entah mengapa ikan duyung yang tubuhnya sudah terluka akibat sabetan parang itu terus berenang hingga mendekati Jumani…

Alamat dan Nomor Telepon Kantor-kantor Pemerintah Daerah Bulukumba

Berikut kami tampilkan alamat dan nomor telepon kantor-kantor pemerintah daerah Bulukumba, mulai dari Kantor Bupati Bulukumba, kantor kementerian,  kantor badan, kantor dinas, hingga asuransi kesehatan. (Foto: Asnawin)




----------------------------------------------

Alamat dan Nomor Telepon Kantor-kantor Pemerintah Daerah Bulukumba (Regional Government Office) http://www.visitbulukumba.com/2010/06/regional-government-office.html
KANTOR BUPATI BULUKUMBA Jl. Jend. Sudirman No.1 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-81004
KEMENTERIAN AGAMA Jl. Kenari No. 13 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-
MADRASAH ALIYAH NEGERI Jl. Matahari No. 21 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-81118
DINAS SOSIAL DAN TENAGA KERJA Jl. R. A. Kartini Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-
DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN Jl. Teratai No. 13 Bulukumba 92152, Sulawesi Selatan INDONESIA P. +62-413-81228
DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR Jl. Muchtar Lutfi No. 7 Bulukumba 921…